pernah gak ngerasa sendirian?
sendirian dengan segala macam hal menari dengan bebas di otak kita.menguasai area broca,wernicke, bahkan heschi sehingga membuat segala hal diluar itu menjadi tidak memberi pengaruh sekecil apa pun.
Keysa mengalaminya saat ini.bukan karena tidak ada teman untuk berbagi cerita, hanya saja ia ingin menyimpan cerita ini sendirian. bukan karena ia biasa menghadapi segala sesuatunya sendirian, hanya saja ia merasa telah terlalu banyak membebani teman-temannya dengan curhatan yang sama setiap kalinya. kali ini, ia ingin menyimpannya sendirian. walaupun membuat pikirannya mendapatkan banyak distraksi.beruntung ini adalah masa liburan kuliah.
hari itu, lagi-lagi, ia duduk di teras rumahnya. terhanyut dengan lamunannya kembali mengenai Biru yang, bagi Keysa, selalu sepaket dengan warna hitam.
apa yang dipikirkannya?
hal yang samakah?
berbedakah?
hanya Keysa dan Tuhan yang tau.
"Key.." Keysa bergeming.
"lo mungkin ga tau apa yang mengganggu lo saat ini, mungkin birunya langit dan hitamnya malam masih berada di hari lo.tapi, key..coba lo bangun lebih pagi atau duduk disini sebelum matahari terbenam, selalu ada indahnya warna keemasan sebelum biru dan hitam itu kembali membentang."
saat itu Keysa tetap bergeming, tapi dapat dipastikan, entah kapan waktunya, ia akan membiarkan warna keemasan itu menjadi warna ketiga yang akan ia nantikan.
No comments:
Post a Comment